Enter your keyword

Menghitung Harga Upah Borongan Tenaga per m2

Menghitung Harga Upah Borongan Tenaga per m2

Menghitung Harga Upah Borongan Tenaga per m2

Harga upah borongan dapat di hitung dengan mudah. Cara ini diperlukan agar pembangunan sebuah rumah atau gedung bisa di lebih efisien baik dari sisi modal biaya maupun material. Caranya dengan mengkalkulasi harga borongan upah tenaga per m2. Caranya adalah bisa melihat standar harga borongan per meter perseginya. Kemudian menghitung berapa luas dari bangunan yang akan dibangun. Selanjutnya barulah menghitung luas bangunan dengan harga upah borongan per meter persegi. Sehingga didapat rata – rata total biaya yang dibutuhkan. Dalam hal ini kita akan mencoba menggambarkan contoh sederhana dalam menghitung total harga upah borongan yang dibutuhkan untuk membangun sebuah bangunan dari awal sampai akhir. Sebelum itu, perlu Anda ketahui apa saja yang menyebabkan adanya perbedaan harga upah borongan seteiap kota disini.

Hal-hal yang mempengaruhi harga upah borongan per m2

  1. Area pembangunan, mendirikan rumah di pusat kota besar bisa lebih mahal dibanding dengan dipinggiran kota.
  2. Waktu pelaksanaan juga mempengaruhi biaya upah borongan.
  3. Tingkat kesulitan pembangunan sebuah bangunan. Desain rumah yang sulit juga bisa lebih banyak membutuhkan waktu untuk membangunnya.
  4. Sumber daya tukang bangunan, Jika ada tukang yang ahli dalam melakukan pekerjaanya tentu akan membuat pekerjaan lebih cepat dan ini sangat mempengaruhi harga upah atau gaji borongan.

Baca Juga:5 Tips Menemukan Jasa Pemborong Bangunan Terbaik

Rumus harga upah borongan

  • HBU = LB X H
  • Harga upah borongan = Luas bangunan X Harga per upah meter persegi

Contoh menghitung biaya borong upah tenaga kerja

Seandainya kita akan membangun rumah satu lantai ukuran rumahnya 6 m x 6m, harga upah borongan untuk wilayah pembangunan tersebut adalah Rp.800.000,-. Berapa kira – kira total biaya yang dibutuhkan untuk membayar tenaga kerja? Mari kita hitung bersama

  • Luas bangunan = 6m x 6m = 36 m2.
  • Harga upah per meter persegi m2 = Rp.800.000,-
  • harga borongannya adalah 36m2 x Rp.800.000,- = Rp.28.800.000,-

Langkah ini adalah cara terbaik untuk menentukan harga upah borongan menurut Agung Kontraktor. Mungkin Anda memiliki cara lain yang lebih baik? Monggo bisa di share di comment ya. Membutuhkan waktu yang lama dan perhitungan yang detail agar kita bisa tahu perhitungan yang lebih spesifik, Dimana Anda menghitung biaya satu persatu item pekerjaan kemudian menjumlahkan total harganya. Bagaimana? Apakah Anda sudah bisa mengestimasi biaya Anda sendiri untuk melakukan pembangunan rumah dengan menggunakan jasa pemborong bangunan atau jasa pemborong kontraktor? Pembangunan rumah atau bangunan memang tidak di rancang untuk akurat atau sesuai. Namun perhitungan tersebut adalah memperkirakan. Jadi kita bisa bersiap akan biaya yang akan kita keluarkan. Hubungi kami Marketing Manajer Kami di WA / Telp : 0812 2340 4778 (Agung). Konsultasi GRATIS dengan tim arsitek kami hanya dengan chat whatsapp atau telephone.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.

9 + eighteen =

1
Butuh Bantuan?
Dapatkan Konsultasi & Survey GRATIS!
Hubungi Telp / Whatsapp 0812-2340-4778
Powered by